DELTRAS v PERSIPRO
SIDOARJO - Delta Putra Sidoarjo (Deltras) tak ingin tampil setengah-setengah di ajang Liga Jatim 2010. Meski ajang itu hanya berstatus pemanasan, kubu Deltras siap memberikan penampilan maksimal. The Lobster -julukan Deltras- tak mau kecolongan saat meladeni Persipro Probolinggo pada laga pertama grup 2 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, malam ini.
''Yang pasti, saya tidak mau tim ini kehilangan karakter seperti ketika tampil di Divisi Utama musim lalu. Semua poin di kandang harus aman,'' tegas pelatih Deltras Nus Yadera di Gelora Delta, Sidoarjo, kemarin (20/8).
Menurut dia, materi pemain Deltras sekarang cukup meyakinkan. Itu membuat mereka optimistis mampu berbuat banyak di ajang tersebut. Bergabungnya beberapa pemain baru membuat skuad The Lobster semakin lengkap. Sebut saja Dodok Anang, Mujib Riduan, Bejo Sugiantoro, dan Na Byung-yul (Korea) yang memperkuat lini belakang.
Di barisan tengah, Nus kini memiliki banyak pilihan. Ada Feri Aman Saragih, Fahmi Amirudin, dan Danilo Fernando (Brazil). Untuk lini depan, Deltras akan menjajal ketajaman duo penyerang asing, yakni Cristiano Lopez (Brazil) dan Germain Bationo (Burkina Faso).
Nus berharap agar pasukannya bisa berbicara banyak di ajang Liga Jatim itu. Nah, kuncinya adalah tampil maksimal dan memenangi laga pertama. "Paling tidak publik Sidoarjo bisa terhibur dalam penampilan perdana ini. Yang jelas, dengan materi pemain seperti ini, anak-anak mampu menciptakan banyak gol,'' katanya.
Masalahnya, kekuatan baru Deltras tersebut belum banyak teruji. Soliditas permainan mereka belum terlihat. Pasalnya, mereka baru sekali dikumpulkan dalam latihan bersama di Gelora Delta, Sidoarjo, kemarin sore.
"Saya belum terlalu yakin untuk bisa maksimal dalam pertandingan besok (malam ini, Red). Apalagi, sesama pemain juga baru pertama bertemu. Mungkin butuh waktu satu atau dua minggu untuk menemukan pola permainan," ungkap Danilo yang musim lalu membela Persisam Samarinda.
Di sisi lain, kubu Persipro tak mau kalah. Mereka tidak ingin menjadi bulan-bulanan tuan rumah. Karena itu, Persipro bertekad memberikan perlawanan maksimal kepada Deltras.
Pelatih Abdul Mutholib menginstruksi anak asuhnya untuk bermain lepas dan berani menyerang. ''Kami hanya bermodal pemain-pemain lokal. Tapi jangan salah, kami punya semangat tinggi meski persiapan yang kami lakukan hanya dua hari,'' tandasnya. 
![]()



PERKIRAAN PEMAIN
Deltras (3-5-2): Juni Irawan (g); Bejo Sugiantoro, Mujib Riduan, Na Byung-yul; Anang Ma'ruf, Sutikno, Feri Aman Saragih, Fahmi Amirudin, Danilo Fernando; Cristiano Lopez, Germain Bationo
Pelatih: Nus Yadera
Persipro (3-5-2): Ahmad Nurrosadi (g); Minuk Eko Mulyono, Heri Iswanto, Hermanto; Setyo Budi, Fauzan, I Putu Gede, Imam Hambali, Sabdo Widiardo; A. Junaidi, Supaham
Pelatih: Abdul Mutholib
Minggu, 22 Agustus 2010
Jaga Tradisi Kandang (Deltras Sidoarjo vs Persipro Probolinggo)
Di report oleh "A 8481 L" Delta Community di Minggu, Agustus 22, 2010 0 Apa kata anda?
Bejo Langsung Ikut Uji Coba

SIDOARJO-Delta Putra Sidoarjo (Deltras) lebih tertarik kepada pemain-pemain gaek. Setelah merekrut bek sayap Anang Ma'ruf dari Persebaya, kali ini tim berjuluk The Lobster itu mendatangkan libero asal Persidafon Dafonsoro Bejo Sugiantoro.
Pelatih Deltras Nus Yadera tidak pesimistis dengan kondisi usia kedua pemain tersebut. Seperti yang diketahui, Anang saat ini berusia 34 tahun, sedangkan Bejo 33 tahun.
''Tidak masalah, yang penting pengalaman mereka. Lihat saja Fahmi (Fahmi Amirudin, 42, gelandang Deltras musim lalu, Red). Meski sudah cukup senior, penampilannya tidak kalah menarik dengan pemain muda,'' kata Nus kemarin (17/8).
Dalam perkembangan tersebut, pemain yang posisinya pernah tak tergantikan di Persebaya itu tidak perlu waktu lama untuk melakukan penyesuaian. Mengenakan kostum Deltras, Bejo langsung membela Deltras saat laga uji coba melawan Persida Sidoarjo di Gelora Delta, Sidoarjo, kemarin.
''Sangat mungkin dia sudah menjadi milik kami. Sebab, pemain setenar dia (Bejo, Red) mau bergabung kalau sudah ada kejelasan dengan manajemen," ucap Nus.
Dia berharap, kehadiran pemain yang pernah dididik program PSSI Primavera pada era 1990-an tersebut mampu mendongkrak kekuatan pertahanan Deltras saat berlaga di kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2010-2011.
''Paling tidak, dengan pengalaman dan jam terbang dia, pertahanan kami bisa semakin kukuh. Apalagi, ada Anang yang tidak kalah tangguh di posisi bek kanan,'' papar pelatih yang sukses mengangkat Deltras ke ISL itu.
Kendati demikian, Nus belum puas dengan penampilan Deltras dalam laga uji coba tersebut. Menurut dia, kemampuan The Lobster baru bisa terlihat dalam beberapa kali uji coba.
''Itu membuat saya mengambil kebijakan untuk menguji mereka dengan Deltras U-21 biar kemampuan dan kualitas mereka semakin terasah. Apalagi, sampai saat ini kami belum tahu sejauh mana perkembangan tim Deltras Junior itu,'' jelasnya.
Rencananya, laga uji coba tersebut diadakan di Gelora Delta, Sidoarjo, sore ini mulai pukul 15.30.
Di report oleh "A 8481 L" Delta Community di Minggu, Agustus 22, 2010 0 Apa kata anda?
Deltras Dapat Tawaran Pemain Timnas Thailand

Liga Indonesia-Persiapan Delta Putra Sidoarjo (Deltras) menjelang kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2010-2011 terus berkembang. Kabar terakhir menyebutkan, tim berjuluk The Lobster itu mulai didekati para agen pemain asing.
''Beberapa agen pemain bola di Thailand sudah menghubungi saya. Bahkan, tidak tanggung-tanggung, pemain yang aka ditawarkan itu adalah pemain tim nasional Thailand,'' ujar Vigit Waluyo, penanggung jawab Deltras, kemarin (1/8).
Menurut Vigit, ada dua pemain Timnas asal Thailand yang ditawarkan ke Deltras. Salah seorang di antara mereka adalah Suchao Nuthnum. Pemain itu pernah berlaga bersama Persib Bandung di kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2009-2010.
''Tapi, kami masih menunggu kepastian anggaran dari dewan. Sebab, jadi dan tidaknya kontrak dengan pemain asing bergantung kepada kejelasan anggaran yang dimiliki tim,'' beber pria berusia 47 tahun itu.
Vigit mengatakan, kedua pemain asal Thailand itu siap membela Deltras selama satu musim dengan nilai kontrak Rp 60 juta setiap bulan.
''Jadi, diperkirakan nilai kontrak setiap pemain (Thailand) itu sekitar Rp 750 juta dalam semusim,'' ungkap putra H Mislan, pendiri Gelora Putra Dewata, itu.
Selain dua pemain asal Negara Gajah Putih -julukan Thailand- itu, lanjut Vigit, Deltras sedang membidik pemain asal Singapura untuk membantu Deltras dalam meraih prestasi tinggi di ISL musim depan.
''Tapi, kami akan tetap menggelar seleksi bagi mereka. Sebab, rencananya, kami hanya merangkul dua pemain asing dari Asia,'' tambah Vigit.
Menurut dia, jika telah mendapatkan kejelasan tentang anggaran, secepatnya pihaknya akan mendatangkan pemain asing tersebut ke Sidoarjo.
Dalam perkembangan yang sama, Deltras masih melanjutkan seleksi bagi pemain lokal sore ini. Tim yang baru promosi ke kompetisi ISL itu sempat meliburkan seleksi selama dua hari.
Di report oleh "A 8481 L" Delta Community di Minggu, Agustus 22, 2010 0 Apa kata anda?
Anang Resmi Gabung Deltras
Liga Indonesia-Ambisi Delta Putra Sidoarjo (Deltras) untuk merebut mantan pemain Persebaya Surabaya bukan isapan jempol. Tim yang baru promosi ke Indonesia Super League (ISL) itu berhasil memboyong pilar gaek Persebaya Anang Ma'ruf. ''Dia (Anang, Red) sudah pasti bergabung bersama kami. Itu setelah kontraknya bersama Persebaya berakhir,'' jelas Penanggung Jawab Deltras Vigit Waluyo di Gelora Delta Sidoarjo kemarin (16/8).
Menurut dia, masuknya pemain 34 tahun itu berdasar pantauan manajemen. Artinya, lanjut Vigit, Anang tidak perlu ikut seleksi layaknya pemain lain yang kualitasnya belum terbukti di kompetisi ISL.
''Dia langsung latihan setelah melengkapi kontrak dengan kami. Mungkin kami juga akan menerapkan hal yang sama bagi mereka yang punya kualitas bagus,'' papar ayah dua anak tersebut.
Dengan begitu, bek yang pernah digembleng di Italia bersama Primavera itu langsung merumput bersama Feri Aman Saragih dkk dalam latihan di Gelora Delta Sidoarjo kemarin sore. Sayang, Vigit tidak bersedia untuk membeberkan nilai kontrak yang diberikan kepada Anang. ''Yang itu, jangan dulu ah,'' ucap dia. Deltras juga melirik mantan pemain belakang Persidafon Dafonsoro Bejo Sugiantoro. Menurut rencana, pemain 33 tahun itu mulai berlatih dengan Deltras dalam waktu dekat.
Di sisi lain, pelatih Deltras Nus Yadera mengatakan, meski usia Anang tidak muda lagi, kualitasnya masih layak untuk membela Deltras. ''Bukan lihat dari usianya, tapi dari pengalaman dia. Saya optimistis, kehadiran dia mampu memberikan kontribusi besar kepada tim,'' harap dia.
Di report oleh "A 8481 L" Delta Community di Minggu, Agustus 22, 2010 0 Apa kata anda?
Deltras Gunakan Delapan Pemain Asing

Liga Indonesia-Persiapan Delta Putra Sidoarjo (Deltras) ke Liga Jatim Piala Gubernur 2010 tidak sepi dari pemain asing. Kali ini, tim asal Kota Udang, julukan Sidoarjo, tersebut kedatangan striker asal Korea Selatan Na Byung-yul.
Pemain yang musim lalu bermain di Persik Kediri itu berlatih bersama Deltras di Gelora Delta, Sidoarjo, kemarin (19/8). "Kalau manajemen menghendaki saya ingin bermain di sini (Deltras, Red), saya siap. Apalagi, Persik Kediri saat ini sudah degradasi ke Divisi Utama," kata pemain berusia 25 tahun tersebut.
Na Byung-yul mengaku lebih cocok bermain sebagai striker. Namun, di kompetisi ISL musim lalu, dia sering dipasang di lini pertahanan. "Itulah yang membuat saya gerah dan ingin mencari tim lain. Masak saya bermain sebagai second striker di Korea, tapi di sini dipaksa menjadi stopper. Tentu saja tidak maksimal," ujar pemain bertinggi badan 180 cm itu.
Na Byung tidak datang sendirian. Dia didampingi Kim Jong-kyung, defender asal Korea yang musim lalu merumput di Persitara Jakarta Utara.
"Sekilas, kemampuan dua pemain itu cukup bagus. Paling tidak, mereka bisa melengkapi daftar pemain asing dari Asia yang dibutuhkan manajemen," terang pelatih Deltras Nus Yadera.
Menurut dia, kemampuan dua pemain asal Korea Selatan tersebut akan dilihat di Liga Jatim nanti. Sebab, lanjut Nus, mereka harus berkompetisi dengan pemain asing lain sebelum menjadi bagian The Lobster (julukan Deltras).
"Dengan banyaknya pemain asing yang datang, kami harus objektif. Hanya yang bagus yang akan kami rekrut," tutur Nus.
Rencananya, ada delapan pemain asing yang memperkuat Deltras dalam even pemanasan tersebut. Di antaranya, Danilo Fernando (Brazil), Cletus Lapula Abunaw (Kamerun), Sackie Doe (Liberia), Na Byung-yul (Korea), dan Kim Jong-kyung (Korea). "Ada pula Bationo (Germain, striker asal Burkina Faso, Red) dan beberapa pemain asing lain yang sebenar lagi bergabung bersama kami," tutur Nus. Jumlah delapan pemain asing merupakan batas maksimal tim yang mendaftarkan penggawa asingnya di Liga Jatim. Hanya, yang boleh turun ke lapangan hanya empat pemain asing.
Penanggung jawab Deltras Vigit Waluyo belum memberikan kepastian tentang dua legiun Korea Selatan yang ikut berlatih kemarin.
Sementara itu, rencananya Danilo bergabung bersama Bejo Sugiantoro dkk dalam latihan di Gelora Delta Sidoarjo sore ini. Mantan pemain Persisam Samarinda itu akan memperkuat lini tengah Deltras di ISL nanti.
Di report oleh "A 8481 L" Delta Community di Minggu, Agustus 22, 2010 0 Apa kata anda?
Eks Persebaya Menuju Deltras

Liga Indonesia-Pembentukan tim Delta Putra Sidoarjo (Deltras) terus berlanjut. Mereka kini mulai berani meminang para pemain yang punya pengalaman tampil di pentas Indonesia Super League (ISL).
''Ada beberapa pemain yang sudah memberikan kepastian untuk bergabung. Paling dalam waktu dekat ini mereka sudah mulai ikut latihan bersama,'' papar Vigit Waluyo, penanggung jawab Deltras, kemarin (15/8).
Menurut Vigit, para pemain tersebut datang dari beberapa tim. Mulai Persisam Samarinda, Persidafon Dafonsoro, Persebaya Surabaya, hingga Persitara Jakarta Utara. Di antara mereka, yang paling cepat bergabung adalah mantan pemain Persebaya. Selain dekat dengan Sidoarjo, Persebaya sudah membubarkan timnya.
Meski begitu, Vigit belum membuka nama pemain-pemain yang didekati itu. ''Sabar dulu. Kami masih membicarakan kontrak mereka. Nanti kalau sudah selesai, baru akan saya kabari,'' kata pria 47 tahun itu.
Khusus untuk mantan pemain Persebaya, statusnya memang belum benar-benar bebas. Mereka masih menuntut pelunasan gaji dua bulan dan sisa kontrak 25 persen.
Sebelumnya, pelatih Deltras Nus Yadera mengatakan siap menampung mantan pemain Persebaya. Bahkan, kata Nus, empat sampai lima pemain Persebaya layak masuk skuad The Lobster -julukan Deltras. Di antaranya, Andik Vermansyah, Taufiq, dan Sunaji.
Sementara itu, Ketua Deltamania -sebutan suporter Deltras- Syaiful Bakirok berharap agar pemain asli Sidoarjo lebih mendapatkan tempat di skuad Deltras musim depan. Menurut dia, para pemain putra daerah tersebut punya semangat bertanding yang lebih bila membela Deltras.
Terkait dengan rencana manajemen yang menggaet mantan pemain Persebaya, Bakirok tidak mempermasalahkan. ''Asalkan yang direkrut adalah pemain-pemain bintang dan punya potensi untuk menarik animo penonton datang ke stadion,'' katanya.
Di report oleh "A 8481 L" Delta Community di Minggu, Agustus 22, 2010 0 Apa kata anda?
Aroma Persebaya Pada Deltras
Liga Indonesia-Pengurus Delta Putra Sidoarjo (Deltras) terus melengkapi skuad timnya sebelum turun di Liga Jatim Piala Gubernur 2010. Kali ini mereka merekrut gelandang serang asal Brazil yang terakhir membela Persisam Samarinda Danilo Fernando Bueno De Almeida.
''Dia (Danilo, Red) pasti milik kami. Dia juga sudah menyelesaikan kontrak dengan kami,'' ungkap penanggung jawab Deltras Vigit Waluyo saat memantau uji coba Deltras melawan Deltras Junior di Gelora Delta, Sidoarjo, kemarin (18/8).
Menurut Vigit, Danilo belum bisa berlatih bersama penggawa Deltras yang lain. Pasalnya, pemain kelahiran Brazil 31 tahun lalu yang pernah membela Deltras di ISL musim 2008-2009 itu masih berada di luar kota.
''Kalau tidak ada halangan, paling lambat Jumat (20/8) dia bisa berlatih bersama pemain lain. Semoga dengan kehadiran dia, kualitas barisan depan tim bisa lebih bagus,''papar ayah dua anak itu.
Sebelumnya, Deltras sukses memboyong Anang Ma'ruf (Persebaya) dan Bejo Sugiantoro (Persidafon Dafonsoro). Bahkan, dalam laga uji coba kemarin, Sutikno, bek kiri asal Persitara Jakarata Utara, juga terlihat merumput bersama Bejo dkk. Ini membuat tim asal Kota Udang, julukan Sidoarjo, semakin berasa Persebaya Surabaya. Alasannya, Anang, Bejo, Sutikno, dan Danilo pernah berkostum Green Force, julukan Persebaya.
''Satu atau dua hari ini masih ada beberapa pemain asing yang merapat. Kami sengaja tidak mengadakan seleksi bagi mereka. Sebab, selama kualitasnya bagus, mereka tinggal datang dan tanda tangan kontrak, selesai,'' beber pria berusia 47 tahun itu.
Sebenarnya, manajemen Deltras pernah menjalin komunikasi dengan Edisio Sergio De Oliviera Junior, mantan penyerang Persijap dan pernah membela Deltras (musim 2008-2009). Namun, tampaknya, Deltras tidak bersedia melanjutkan komunikasi itu.
Dengan begitu, kehadiran Danilo nanti membuat kompetisi pemain asing untuk berebut tempat di Deltras semakin tinggi. Saat ini legiun asing yang dimiliki Deltras ada dua orang, yakni Sackie Doe dan Roberto Kwateh (Liberia).
Di sisi lain, pelatih Deltras Nus Yadera terlihat semringgah dengan kepastian bergabungnya Danilo. Menurut dia, kondisi lini depan yang selama ini kurang menggigit bisa sedikit teratasi dengan hadirnya pemain yang juga pernah membela The Lobster, julukan Deltras.
Di report oleh "A 8481 L" Delta Community di Minggu, Agustus 22, 2010 0 Apa kata anda?
Danilo Kembali ke Deltras
Danilo Fernando kembali ke klub lamanya Deltras Sidoarjo untuk Liga Super Indonesia musim 2010/11 dan paling lambat akan bergabung pada Jumat (20/8) nanti.
Pemain bernama lengkap Danilo Fernando Bueno de Almeida itu telah menyelesaikan kontraknya bersama Deltras dan resmi pindah dari Persisam Samarinda. Ia menjadi pemain asing ketiga setelah Sackie Doe dan Roberto Kwateh (Liberia).
"Dia pasti milik kami. Dia juga sudah menyelesaikan kontrak dengan kami dan kalau tak ada halangan akan datang Jumat ini," ungkap Penanggung Jawab Deltras, Vigit Waluyo, saat memantau uji coba Deltras melawan Deltras Junior di Gelora Delta, Sidoarjo, Rabu (18/8) kemarin.
"Semoga dengan kehadiran dia, kualitas barisan depan tim bisa lebih bagus," lanjutnya.
Pemain asal Brasil itu sendiri sempat berbaju Deltras di musim 2008-2009. Sayang, karena The Lobster degradasi, ia pindah dan baru kembali setelah Deltras promosi sejak musim lalu.
Sebelumnya, Deltras telah berhasil mendatangkan Anang Ma'ruf dan Sugiantoro. Keduanya pernah bahu-membahu bersama Danilo saat masih di Persebaya Surabaya dan ditambah satu pemain lain yakni gelandang enerjik Sutikno. Rencananya, keempat pemain tersebut akan diturunkan saat Liga Jatim (Piala Gubernur) 2010 nanti.
Di report oleh "A 8481 L" Delta Community di Minggu, Agustus 22, 2010 0 Apa kata anda?
Rabu, 11 Agustus 2010
Hanya Dapat Rp 6,5 Miliar ????
SIDOARJO - Skuad Delta Putra Sidoarjo (Deltras) harus menghemat anggaran dalam proses pembentukan tim. Mereka hanya menerima sedikit anggaran dari Pemkab Sidoarjo, yakni Rp 6,5 miliar.
''Cukup tidak cukup, kami harus bisa memanfaatkan anggaran itu semaksimal mungkin dalam pembentukan tim ini,''ungkap penanggung jawab Deltras Vigit Waluyo kemarin (10/8).
Menurut dia, sebenarnya Pemkab Sidoarjo bersama DPRD telah sepakat memberikan anggaran pembinaan kepada Deltras Rp 20 miliar sesuai dengan kebutuhan yang diajukan manajemen awal bulan lalu. ''Tapi, mereka mengambil kebijakan lain. Dana itu baru direlaisasikan pada tahun depan. Untuk tahun ini, kami hanya diberi Rp 6,5 miliar,'' cetus ayahanda manajer Deltras Ayu Sartika Virianti itu.
Meski begitu, Vigit belum mampu memastikan kapan tim Deltras diumumkan. Padahal, dia pernah berjanji bahwa nama para penggawa Deltras di-launching paling lambat Selasa kemarin (10/8).
''Belum tahu kapan, tapi lihat saja satu atau dua hari ini. Kami sedang berusaha sesegara mungkin membentuk tim. Itu pun bergantung pada seberapa cepat anggaran itu dicairkan oleh pemkab,'' papar pria berusia 47 tahun itu.( Fahri crew/ 2010 )
Di report oleh "A 8481 L" Delta Community di Rabu, Agustus 11, 2010 0 Apa kata anda?
Varney dan Mamadou Adu Nasib di Deltras

SIDOARJO - Seleksi pemain Putra Delta Sidoarjo (Deltras) masih jauh dari harapan. Sebab, kebanyakan adalah pemain yang miskin pengalaman di kompetisi Indonesia Super League (ISL).
Tidak hanya pemain lokal, legiun asing yang mengadu nasib pun bukan pemain kelas wahid. Kebanyakan berasal dari klub Divisi Utama. "Kami masih terus memantau kualitas mereka. Jika ada yang bagus dan layak membela Deltras, kami pasti akan merekrutnya," tutur Nus Yadera, pelatih Deltras, di Gelora Delta, Sidoarjo, kemarin (9/8).
Salah seorang pemain asing yang ikut seleksi adalah Camara Fassawa. Pemain asal Guinea itu membela PSIR Rembang musim lalu. Ada juga John Barnes Tamba dan Ericlee Wright. Mereka sama sekali belum pernah bermain di Indonesia. Selain itu, tampak dua pemain asal Liberia yang musim lalu membela Gresik United (GU), yakni Bernard Mamadou dan Varney Pas Boakay.
"Saya dihubungi oleh Pak Vigit (penanggung jawab Deltras Vigit Waluyo, Red). Saya belum tahu bisa bergabung atau tidak. Sebab, belum ada pembicaraan soal kontrak dengan manajemen," ujar Varney.
Selain itu, karena belum punya dana, Deltras tak kunjung bisa mengikat para pemainnya. "Sebenarnya, kami telah mengantongi nama pemain yang akan memperkuat Deltras musim depan. Namun, kepastian mereka bergabung bergantung pada nilai kontrak yang kami tawarkan. Jadi, cepat dan lambatnya anggaran yang dicairkan Pemkab Sidoarjo menjadi penentu," kata Nus.
Deltras membutuhkan 30 pemain untuk mengarungi kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim depan. Rinciannya, 25 pemain lokal dan lima legion asing. Nah, proses seleksi ini bertujuan untuk mendapatkan pemain-pemain itu.
"Ada yang kami rekrut dari hasil seleksi. Namun, ada juga yang kami ambil berdasar hasil pantauan manajemen," tutur Nus.
Sebelumnya, DPRD Sidoarjo memberikan sinyal positif akan mengucurkan dana kepada Deltras. Jumlahnya Rp 21 miliar. Tapi, belakangan Sekkab Sidoarjo Vino Rudi Muntiawan mengatakan, dana untuk Deltras hanya Rp 6,5 miliar. Kondisi itu memantik kecewa pendukung Deltras. "Kami merasa dibohongi," ujar Syaiful Bakirok, ketua Deltamania.
Di report oleh "A 8481 L" Delta Community di Rabu, Agustus 11, 2010 0 Apa kata anda?
Selasa, 27 Juli 2010
Songsong ISL, Vigit Mundur dari Deltras
SIDOARJO-Konflik internal Delta Putra Sidoarjo (Deltras) mencapai klimaks. Vigit Waluyo, penanggung jawab Deltras dan manajer Ayu Sartika Virianti, tiba-tiba mundur dari jajaran kepengurusan kesebelasan itu.
Keputusan Vigit berserta putrinya yang diumumkan Kamis (15/7) sore, terkesan mendadak. Sebab, sehari sebelumnya, pihak manajemen The Lobster,--julukan Deltras masih mengadakan pertemuan dan mempersiapkan seleksi Deltras U-18 dan U-21.
Dus, mundurnya dua orang yang berjasa membawa kembali Deltras dari Devisi utama ke ajang Indonesia Super Liga (ISL) ini disesalkan banyak pihak. Termasuk M. Rochani, Ketua umum KONI Sidoarjo. Dia mengaku terkejut dengan keputusan Vigit. “Saya kira itu keputuan yang terburu-buru. Kalau ada persoalan pendanaan atau masalah lain, semestinya bisa dibicarakan dahulu,” kata Rochani. “Saya menyayangkan keputusan itu,” tambahnya.
Dikatakan, persoalan yang membelit Deltras sebenarnya juga dialami tim kesebelaan lainnya, yakni persoalan dana. Masalah ini sebenarnya bisa dibahas, karena sangat mungkin masih bisa disuntik APBD. “Tapi semua itu terserah Pak Vigit. Kalau memang itu sudah menjadi keputusannya, kita juga tak bisa menggandoli,” ujarnya.
Memang, kabarnya, mundurnya Ayu dan Vigit karena mereka tidak lagi mendapatkan dukungan dari Pemkab Sidoarjo selaku pemilik Deltras. Ayu menyatakan bahwa dirinya tak mampu lagi mengelola Deltras. “ Target dari Pemkab Sidoarjo untuk mengangkat Deltras ke ISL sudah kami lakukan. Saya rasa, itu saja yang kami bisa lakukan,” katanya. “Kini Deltras kami kembalikan ke pemiliknya, Pemkab Sidoarjo,”tambahnya.
Sementara itu, Vigit menyatakan keputusannya mundur diambil dengan pikiran jernih. “Ini keputuan yang terbaik bagi kami.Tidak ada paksaan, dan murni dari saya yang merasa tidak mampu menjalankan amanah pemkab memegang Deltras musim depan,” ujarnya.
Mundurnya manajemen ini menyisakan beberapa tanda tanya. Yakni, pelunasan hak dan kewajiban pemain serta pelatih musim lalu yang belum terbayarkan. Juga ada rencana seleksi Deltras U-18 dan U-21 yang digelar siang ini (16/7) di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. “Kami berkomitmen untuk tetap melunasi semua gaji pemain yang belum terbayarkan. Saya jamin itu. Untuk tahap seleksi tetap akan saya gelar. Sampai Deltras U-18 dan U-21 terbentuk, masih jadi tanggungan saya. Setelah itu, kami akan kembalikan ke Pemkab untuk ditindaklanjuti," tegas Vigit (Fahri crew/2010)
Di report oleh "A 8481 L" Delta Community di Selasa, Juli 27, 2010 0 Apa kata anda?
Seleksi Deltras Sepi Pemain Asing
SIDOARJO – Untuk memantapkan langkahnya di Indonesia Super Liga (ISL) musim depan, Deltras Sidoarjo getol melakukan seleksi pemain. Dalam rekrutmen ini, ada beberapa pemain Persebaya dan Persija yang merapat ke manajemen Deltras.
Seleksi pesebakbola ini dilakukan sejak dua hari lalu. Ini tidak hanya diperuntukan pemain-pemain yang namanya sudah moncer di ajang ISL, juga pemain daerah yang memenuhi kelayakan ingin bergabung dengan The Lobster. Juga pemain asing dengan kreteria belum pernah bermain di Indonesia.
“Pemain asing belum ada yang datang. Tapi kesempatannya kan masih panjang. Sekarang untuk pemain-pemain daerah dulu,” kata Nus Yadera, pelatih Deltras Sidoarjo, dikonfirmasi Jumat (23/7) pagi tadi.
Untuk memperkuat pasukannya di ISL musim depan, setidaknya akan ada 10 hingga 15 pemain baru yang akan bergabung di tim kebanggan Kota Udang ini. Dengan jumlah tersebut, berarti setidaknya setengah dari skuad baru Deltras nantinya adalah pemain baru.
Menurut Nus, langkah itu sengaja dilakukan untuk penyegaran. Sedangkan pemain-pemain lama yang dinilai bagus dan masih layak memperkuat Deltras tetap dipertahankan. Namun dia belum bersedia menyebutkan siapa-siapa saja pemain Deltras yang dipertahankan atau dilepas di musim depan.
Soal kabar yang beredar bahwa saat ini Deltras mengincar beberapa pemain kesebelasan kota tetangga, Persebaya, Nus tidak menampiknya. “Memang ada beberapa pemain Persebaya yang bagus dan layak untuk ditawari bergabung,”ujarnya. “Tapi tidak etis kalau disebut sekarang. Itu juga keputusan manajemen. Kalau mereka ingin bergabung, kami tentu membuka pintu lebar-lebar. Mereka pemain yang bagus,” tambah mantan pelatih Mitra Kukar ini.
Sebelumnya Penanggung Jawab tim Deltras Vigit Waluyo mengatakan sudah memiliki 11 nama pemain yang akan diajak bergabung dengan The Lobster. Empat diantaranya berasal dari Persebaya, Persija Jakarta dan Persidafon Dafonsoro. (Fahri crew/2010)
Di report oleh "A 8481 L" Delta Community di Selasa, Juli 27, 2010 0 Apa kata anda?
Belum Berani Buka Seleksi

SIDOARJO - Persiapan Delta Putra Sidoarjo (Deltras) di Indonesia Super League (ISL) 2009-2010 diragukan. Hingga saat ini, tim berjuluk The Lobster itu juga belum menggeber seleksi untuk membentuk skuad mereka.
Anggaran yang selama ini dijanjikan Pemkab Sidoarjo belum kunjung cair. Padahal, untuk mengadakan seleksi guna menjaring pemain berbakat, dibutuhkan anggaran yang tidak sedikit.
''Selama belum ada anggaran, saya belum bisa membuka seleksi untuk umum,''jelas Nus Yadera, pelatih Deltras, kemarin (25/7).
Menurut Nus, jika dirinya membuka seleksi untuk umum, tidak tertutup kemungkinan pelamar yang datang juga banyak. Sementara itu, biaya akomodasi mutlak menjadi tanggungan tim.
''Ruangan di asrama terbatas. Belum juga tentang masalah konsumsi. Jadi, mau ambil uang dari mana untuk memberikan makan orang sebanyak itu kalau anggarannya tidak ada,'' keluh Nus yang juga mantan arsitek Mitra Kutai Kartanegara musim lalu itu.
Saat ini skuad Deltras masih menjalani latihan ringan. Apalagi, jumlah pemain yang datang belum banyak. ''Tapi, jika dalam latihan itu ada yang bagus, kami akan rekrut untuk masuk tim Deltras,'' tambah Nus.
Dalam mengarungi kompetisi sepak bola level tertinggi di Indonesia tersebut, Deltras membutuhkan anggaran Rp 2 miliar sampai Rp 25 miliar. Selain untuk mengadakan seleksi, dana tersebut digunakan untuk membiayai 28 pemain dan tiga pelatih.
Sebelumnya, badan anggaran DPRD dan panitia anggaran Pemkab Sidoarjo berencana membahas anggaran Sidoarjo pada Jumat lalu (23/7). Namun, rapat tersebut dibatalkan secara sepihak oleh panitia anggaran. Alasannya, DPRD Sidoarjo memiliki acara dadakan bersama gubernur Jatim.
Syaiful Bakirok, ketua Deltamania (pendukung Deltras), mengatakan bahwa sejatinya anggaran untuk membiayai Deltras masih menjadi kewajiban pemerintah Kabupaten Sidoarjo.
''Sebab, pemilik Deltras adalah Pemkab Sidoarjo, lain lagi kalau Deltras sudah berbentuk PT atau yayasan. Jadi, pemkab sebagai pemilik Deltras masih bertanggung jawab untuk memberikan anggaran bagi tim ini,''jelas Bakirok, sapaan karib Syaiful.
Bahkan, pria berbadan subur itu menyatakan, Pemkab Sidoarjo harus merasa malu dengan kondisi Deltras yang miskin finansial seperti itu. ''Mereka (pemkab, Red) harus malu. Masak pemiliknya pemkab, tapi manajemen harus minta sumbangan dari calon-calon bupati,'' kata Bakirok. (Fahri crew/2010)
Di report oleh "A 8481 L" Delta Community di Selasa, Juli 27, 2010 0 Apa kata anda?
Gelora Delta Belum Layak

SIDOARJO - PT Liga Indonesia (PT LI) meradang. Regulator Piala Indonesia itu kecewa dengan beberapa fasilitas Gelora Delta, Sidoarjo, venue partai semifinal dan final Piala Indonesia 2010.
Beberapa fasilitas yang dikeluhkan PT LI adalah dekorasi stadion, kondisi lapangan yang keras dan tidak rata, serta jala gawang yang tidak berwarna putih. Padahal, babak empat besar diputar besok (27/7).
''Sebagai penyelenggara, kami tidak mau kecolongan dalam masalah-malah seperti itu. Apalagi, ini partai final dan semifinal. Jadi, mau tidak mau, semua fasilitas harus dibuat sesuai dengan standar yang kami miliki,'' kata Manajer PT LI Llano Mahardika saat menyidak Gelora Delta, Sidoarjo, kemarin (25/7).
Menurut dia, sudah sepantasnya stadion sebesar Gelora Delta memperbarui fasilitasnya sesuai dengan standar internasional. Apalagi, lanjut Llano, tiang penarik jala gawang di stadion tersebut masih lebih pendek.
''Padahal, idealnya tiang penarik itu harus lebih tinggi daripada tiang gawang biar jala bisa berbentuk segi empat,'' bebernya.
Llano menyatakan bahwa kekurangan fasilitas yang dimiliki Gelora Delta itu harus segera diperbaiki. Tentu, sambung dia, perbaikan fasilitas itu telah menjadi tanggung jawab panitia lokal.
Selain itu, Indrarta Toekan, pengawas kompetisi PT LI, mengeluhkan kondisi lapangan Gelora Delta yang jauh dari kata ideal. Kondisi rumput dan lapangan Gelora Delta lebih keras.
''Saya yang memakai sepatu biasa saja merasa tidak seimbang. Apalagi, pemain yang sepatunya memakai pul, otomatis akan lebih tidak nyaman," lanjut Indrarta.
Kendati begitu, Ketua Panpel Deltras Joko Tetuko hanya menanggapinya dengan santai. Joko mengatakan, semua keluhan PT LI itu hanya terkait dengan perubahan standar dari FIFA (Federasi Sepak Bola Internasional).
''Kalau memang demikian, ya kami pasti ikuti prosedurnya. Lihat saja nanti, pasti kami siapkan semuanya,'' tegas Joko. (Fahri crew/2010)
Di report oleh "A 8481 L" Delta Community di Selasa, Juli 27, 2010 0 Apa kata anda?
Belum Putuskan Anggaran Deltras
SIDOARJO - Delta Putra Sidoarjo (Deltras) harus terus bersabar. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sidoarjo belum juga memutuskan besaran anggaran dari APBD yang harus dialokasikan untuk tim pujaan Deltamania tersebut.
''Belum ada, kami masih mempelajari rinciannya lagi. Sebab, untuk apa saja dana itu harus diberikan, mungkin Rabu (28/7) baru dibahas lagi,'' jelas Ketua DPRD Sidoarjo Dawud Budi Sutrisno kemarin (26/7).
Menurut dia, panitia anggaran akan mengundang manajemen Deltras, KONI Sidoarjo, serta Pengcab PSSI Sidoarjo untuk membahas kebutuhan anggaran Deltras selama satu musim dalam rapat ulang. Sikap dewan yang lambat itu otomatis menjadi hambatan bagi manajemen Deltras. Salah satunya, proses persiapan tim Deltras sebelum turun ke Indonesia Super League (ISL) musim 2010-2011 akan terganggu.
Dewan pernah merencanakan rapat anggaran itu pada Jumat lalu (23/7). Tapi, mereka tiba-tiba membatalkan rapat tersebut secara sepihak.
''Sebenarnya panitia anggaran harus bergerak cepat untuk memutuskan anggaran itu. Sebab, kami tidak memiliki waktu banyak untuk persiapkan tim,'' kata manajer Deltras Ayu Sartika Virianti.
Apalagi, menurut dia, kompetisi sepak bola paling tinggi di Indonesia itu mulai digeber pada Oktober mendatang. Sementara persiapan tim harus dilakukan mulai sekarang.
''Belum lagi waktu seleksi terbentur bulan puasa. Kalau kami tidak mulai dari sekarang, persiapannya terancam tidak maksimal,'' ungkap Ayu.
Kendati begitu, salah satu sumber yang tidak mau dikorankan mengatakan, dewan telah menyepakati total anggaran yang diajukan manajemen Deltras sebanyak Rp 20 miliar. Dana itu akan digunakan The Lobster, julukan Deltras, selama mengarungi satu musim kompetisi ISL. (Fahri crew/2010)
Di report oleh "A 8481 L" Delta Community di Selasa, Juli 27, 2010 0 Apa kata anda?
